Senin, 02 September 2013

CANDI PRAMBANAN , Yogyakarta



    CANDI PRAMBANAN

Candi prambanan atau candi Rara Jograng adalah kompleks candi hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad 19 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, wishnu sebagai dewa pemelihara, dan siwa sebagai dewa pemusnah. Berdasarkan prasasti Siwargha nama asli kompleks candi ini adalah Siwargha (bahasa sansekerta yang bermakna : ‘Rumah Siwa’), an memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi 3 meter yang menunjukkan bahwa candi ini dewa Siwalebih diutamakan.
Terletak di jalan raya Yogya-Solo km. 16, kearah timur dari Yogyakarta, atau 53 km dari arah solo dan 120 km ke selatan dari kota Semarang. Komplek candi prambanan terbagi menjadi 2 wilayah, 1 wilayah bagian barat yaitu termasuk wilayah kabupaten sleman propinsi daerah istimewa yohyakarta dan wilayah timur yaitu termasuk wilayah kabupaten klaten Jawa Tengah
Candi ini adalah termasuk Situs Warisan dunia UNESCO, candi Hindu terbesar di Indonesia , sekaligus salah satu candi teridah di Asia Tenggara. Arsitektur bangunan ini berbentuk tinggi dan ramping sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya dengan candi Siwa sebagai candi utama memiliki ketinggian mencapai 47 meter menjulangdi tengah komplek gugusan candi-candi yang kecil.  Sebagai salah satu candi termegah di Asia Tenggara, candi Prambananmenjadi daya tarik kunjungan wisatawan dari seluruh dunia. Menurut prasasti Siwagrha, candi ini mulai dibangun pada sekitar tahun 850 masehi oleh Rakai Pikatan, dan terus dikembangkan dan diperluas oleh Balitung Maha Sambu, dimasa kejayaan Medang Mataram.
Terletak di jalan raya Yogya-Solo km. 16 Yogyakarta Indonesia , kearah timur dari Yogyakarta, atau 53 km dari arah solo.Komplek candi prambanan terbagi menjadi 2 wilayah, 1 wilayah bagian barat yaitu termasuk wilayah daerah istimew yohyakarta dan wilayah timur yaitu termasuk wilayah Jawa Tengah
Asal-usul gugusan candi ini dinamakan PRAMBANAN karena terletak di daerah prambanan. Nama LORO JONGGRANG berkaitan dengan legenda yang menceritakan tentang seorang wanita bernama Jongrang adalag seorang putrid jangkung dari Prabu Boko.
Candi Prambanan adalah kelompok percandian Hindu yang dibangun oleh raja-raja dinasti Sanjaya pada abad ke IX , Ditemukannya tulisan nama Pikatan pada candi ini menimbulkan pendapat bahwa candi ini di bangun oleh Rakai Pikatan yang kemudian di selesaikan oleh Rakai Balitung berdasarkan prasasti yang berangka tahun 856 M. Prasasti Siwargraha sebagai manifest politik untuk meneguhkan kedudukanya sebagai raja yang besar. Terjadinya perpindahan pusat kerajaan Mataram ke Jawa Timur berakibat tidak terawatnya candi candi di daerah ini, di tambah teradinya gempa bumi serta beberapa kali letusan Gunung Merapi menjadikan candi prambanan runtuh tinggal puing puing batu yang berserakan. Itulah keadan candi prambanan pada saat di temukanya kembali.
Usaha pemugaran candi prambanan dilaksanakan mulai pemerintah Hindia Belanda dan di selesaikan oleh pemerintah  Indonesia. Pada tanggal 20 Desember 1953 pemugaran candi prambanan yaitu candi induk loro jongrang di nyatakan selesai dan secara remi di nyatakan oleh Dr Ir Sukarno sebagai presiden Repubik Indonesia pertama.
Pemugaran selanjutnya di teruskan ke candi Brahma dan candi Wisnu. Candi di pugar mulai mulai tahun 1977 dan di resmikan tanggal 23 Maret 1987. Sedangkan candi wisnu mulai di pugar  pada tahun 1982 sampai selesai dan di resmikan oleh Bapak Presiden Soeharto pada tanggal 27 April 1991.
Komplek percandian prambanan terdiri dari latar bawah,latar tengah dan latar atas, yang  makin ke dalam makin ke atas atau latar pusat,.berturut-turut  luasnya : 390 meter persegi, 222 meter pesegi, 110 meter persegi.di latar bawah tidak  berisi apapun senagkan di latar tengah terdapat reruntuhan candi candi perwara. Apabila telah selesai di pugar, maka  di latar ini akan ada 224 buah candi yang ukuranya semua sama yaitu luas dasarnya 6 meter persegi dan tingginya 14 m.
Latar pusat atau latar atas  adalah latar terpenting yang  berisi 16 buah candi besar dan kecil. Candi candi utama terdiri dari 2 deret yang saling berhadapan. Deretan yang  yaitu candi Siwa, candi wisnu, dan candi Brahman. Deretan yang kedua yaitu deretan candi Nandi, candi Angsa, dan candi Garuda. Pada ujung ujung lorong yang memisahkan kedua deretan terseut terdapat candi Apit.Delapan candi lainya lebih kecil, empat diantarnya candi kelir dan empat lainya di sebut candi sudut. Secara keseluruhan komplek candi prambanan ini  terdiri dari 240 buah candi.
Candi-candi yang terdapat di komplek  candi prambanan
·         Candi Siwa
Candi dengan luas dasar 34 meter persegi dan tinggi 47 meter adalah yang terbesar dan terpenting.Dinamakan candi SIWAHADEWA yang merupakan arca terbesar.Bangunan ini di bagi 3 bagian secara vertical yaitu kaki, tubuh dan kepala. Kaki candi menggambarkab “Dunia Bawah” tempat manusia yang masih di liputi hawa nafsu, tubuh candi menggambarkan “Dunia tengah” tempat manusia yang telah meninggalkan keduniawian, dan atap candi  melukiskan “Dunia Atas”  tempat para Dewa-dewa dan mahluk surgawi yang menggambarkan puncak gunung Mahameru/G.Everest di India tempat para dewa.Enmpat pintu masuk pada  candi sesuai dengan keempat arah mata angin. Di dalam candi terdapat 4 ruangan , ruangan utama  terdapat arca Siwa Maha dewa dan ketiga ruangan yang lain  berisi masing-masing arca  Siwa maha Guru, Ganesa dan Durga.

·         Candi Brahma
Luas dasarnya 20 meter persegi dan tingginya 37 meter, di dalam hanya terdapat satu ruangan yang berisi arca Brahma yang berkepala 4 dan bertangan 4, salah satu tanganya memengang tasbih, tangan yang satunya memegang Kamandalu/ tempat air. Keempat wajahnya menggambarkan  keempat kitap suci weda , masing masing menghadap ke arah mata angin. Keempat lengannya  menggambarkan keempat arah mata angin, tasbih mengambarkan waktu . Sebagai pencipta  ia membawa air karena seluruh alam keluar dari air.
·         Candi Wisnu
Luas dasarnya 20 meter persegi dan tingginya 37 meter, di dalam hanya terdapat satu ruangan yang berisi arca Wisnu yang bertangan 4, yang memegang gada , cakra dan tiram.pada diding  sbelah dalam terdapat relief cerita kresna sebagai Avantara atau penjelmaan wisnu dan balarama/ kakanya baladewa.
·         Candi Nandi
Luas dasarnya 15 meter persegi dan tingginya 25 meter, di dalam hanya terdapat satu ruangan yang berisi arca seekor lembu jantan yang terbaring dengan panjang kurang lebih 2 meter dan di sudut belakang terdapat arca dewa candra, Candra yang bermata tiga, berdiri di atas kereta yang di tarik 10 ekor kuda dan surya berdiri di atas kereta yang di tarik oleh 7 ekor kuda.
·         Candi Angsa
Luas dasarnya 13 meter persegi dan tingginya 22 meter, di dalam hanya terdapat satu ruangan yang kosong, imungkinkan ruangan ini untuk kandang angsa yaitu hewan yang di kendarai  Brahma.
·         Candi Garuda
Luas dasarnya 13 meter persegi dan tingginya 22 meter, di dalam hanya terdapat satu ruangan yang berisi  arca kecil yang  seekor garuda di atas seekor garuda. Garuda adalah kendaraan Wisnu.
·         Candi Apit
Luas dasarnya 6 meter persegi dan tingginya 16 meter, di dalam hanya terdapat satu ruangan yang kosong, dimungkinkan ruangan ini untuk  bersemedi.
·         Candi Kelir
Luas dasarnya 1,55 meter persegi dan tingginya 4,10 meter, tidak terdapat ruangan, candi ini berfungsi  sebagai penolak bala
·         Sudut Sudut
Luas dasarnya 1,55 meter persegi dan tingginya 4,10 meter, tidak terdapat ruangan,



Tidak ada komentar:

Posting Komentar